SYAIKH ‘ABDUL QADIR JAYLANI

Kategori: DVD Sejarah Islam | 1547 Kali Dilihat
SYAIKH ‘ABDUL QADIR JAYLANI Reviewed by Kiswah on . This Is Article About SYAIKH ‘ABDUL QADIR JAYLANI

Kisah dan Riwayatnya Bahasa Melayu   Syekh Abdul Qodir al Jaelani (bernama lengkap Muhyi al Din Abu Muhammad Abdul Qodir ibn Abi Shalih Zango Dost al Jaelani). Lahir di Jailan atau Kailan tahun 470 H/1077 M sehingga di akhir nama beliau ditambahkan kata al Jailani atau al Kailani atau juga… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 50.000
Order via SMS

081281977567

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : DVDNA-AQJ
Stok Habis
1 Kg
09-01-2015
Detail Produk "SYAIKH ‘ABDUL QADIR JAYLANI"
Kisah dan Riwayatnya
Bahasa Melayu

 

Syekh Abdul Qodir al Jaelani (bernama lengkap Muhyi al Din Abu Muhammad Abdul Qodir ibn Abi Shalih Zango Dost al Jaelani). Lahir di Jailan atau Kailan tahun 470 H/1077 M sehingga di akhir nama beliau ditambahkan kata al Jailani atau al Kailani atau juga al Jiliydan. Biografi beliau dimuat dalam kitab Adz Dzail’ Ala Thabaqil Hanabilah I/301-390, nomor 134, karya Imam Ibnu Rajab al Hambali. Ia wafat pada hari Sabtu malam, setelah magrib, pada tanggal 9 Rabiul akhir di daerah Babul Azajwafat di Baghdad pada 561 H/116 M.

Beliau adalah seorang yang berilmu, beraqidah Ahlu Sunnah, dan mengikuti jalan Salaf al Shalih. Beliau dikenal pula banyak memiliki karamah. Tetapi, banyak (pula) orang yang buat kedustaan atas nama belia. Kedustaan itu baik berupa kisah-kisah, perkataan-perkataan, ajaran-ajaran, tariqah (tarekat/jalan) yang berbeda dengan jalan Rasulullah, para sahabatnya, dan lainnya. Di antaranya dapat diketahui dari pendapat Imam Ibnu Rajab.

Dalam usia 8 tahun ia sudah meninggalkan Jilan menuju Baghdad pada tahun 488 H/1095 M. Karena tidak diterima belajar di Madrasah Nizhamiyah Baghdad, yang waktu itu dipimpin Ahmad al Ghazali, yang menggantikan saudaranya Abu Hamid al Ghazali. Di Baghdad beliau belajar kepada beberapa orang ulama seperti Ibnu Aqil, Abul Khatthat, Abul Husein al Farra’ dan juga Abu Sa’ad al Muharrimi. Beliau menimba ilmu pada ulama-ulama tersebut hingga mampu menguasai ilmu-ilmu ushul dan juga perbedaan-perbedaan pendapat para ulama. Dengan kemampuan itu, Abu Sa’ad al Mukharrimi yang membangun sekolah itu sepenuhnya kepada Syeikh Abdul Qodir al Jailani. Ia mengelola sekolah ini dengan sungguh-sungguh. Bermukim di sana sambil memberikan nasehat kepada orang-orang di sekitar sekolah tersebut. Banyak orang yang bertaubat setelah mendengar nasehat beliau. Banyak pula orang yang bersimpati kepada beliau, lalu datang menimba ilmu di sekolah beliau hingga sekolah itu tidak mampu menampung lagi. Imam Ibnu Rajab juga berkata “Syeikh Abdul Qodir al Jailani rahimahullah memiliki ilmu-ilmu ma’rifat yang sesuai dengan sunnah.”

 
Chat via Whatsapp

Read previous post:
SURAT YAASIN & TAHLIL

Close