AKHLAQ SUNAN KUDUS & FATWA LARANGAN MENYEMBELIH SAPI

14 September 2016 - Kategori Blog

sunan-kudusSalah satu hal yang menarik di Kudus adalah adanya larangan menyembelih sapi untuk hewan qurban. Larangan tersebut difatwakan oleh Sunan Kudus kepada keluarga dan para pengikutnya sekitar 500 tahun yang lalu.

Alasan fatwa Sunan Kudus tersebut dikarenakan pada masa itu, mayoritas penduduk Kudus merupakan penganut Hindu. Umat Hindu meyakini sapi disucikan para dewa. Sunan Kudus mengeluarkan fatwa itu untuk menghargai kepercayaan agama lain.

sapi1
Dalam kepercayaan umat Hindu, sapi adalah binatang yang sangat dihormati dan dimuliakan. Jadi, saat itu jarang sekali masyarakat Kudus yang memiliki sapi. Sapi hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu yaitu para pemuka agama Hindu. Dengan mengikat seekor sapi bernama Kebo Gumarang di halaman masjid, orang-orang pun berbondong-bondong berdatangan ke masjid.

Tujuan awal mereka adalah menghampiri sapi yang langka tersebut. Kemudian, saat orang-orang sudah ramai berkumpul di masjid, Sunan Kudus pun mulai berdakwah dengan memberikan penjelasan tentang surat Al Baqarah yang berarti ‘sapi betina’.

Sunan Kudus juga menggubah cerita-cerita ketauhidan. Kisah tersebut disusun secara berseri, sehingga masyarakat tertarik untuk mengikuti kelanjutannya. Sebuah pendekatan yang tampaknya mengadopsi cerita 1001 malam dari masa kekhalifahan Abbasiyah.

Pada Perayaan Idul Adha di zaman Sunan Kudus, sapi-sapi hanya ditaruh di sekitar Masjid Al Aqsho Menara dan tidak ada yang disembelih. Sebagai gantinya, hanya kerbau dan kambing yang dijadikan hewan kurban.

Dengan cara tersebut, warga Hindu tidak merasa terhina dan tetap dihargai kepercayaannya.

Pendekatan Sunan Kudus itu terbukti efektif, sehingga banyak penganut Hindu yang datang ke masjid untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban. Bahkan banyak di antara mereka yang akhirnya berpindah dan memeluk Islam.

Sebenarnya tidak ada larangan untuk menyembelih sapi dalam Islam sehingga sah-sah saja sebenarnya bagi warga Kudus untuk menyembelih sapi.

Walaupun demikian, warga Kudus tampaknya tidak menyembelih sapi untuk berqurban. Mereka masih mengikuti fatwa Sunan Kudus. Bahkan, sejumlah perusahaan dan instansi pemerintahan juga menghindari menyembelih sapi di Kota Kudus.

di edit dari berbagai sumber

 
Tanya via Whatsapp